Peterpan, nama lama sebuah band yang saat ini bisa dibilang fenomenal, baik dari karya-karyanya, pencapaian kesuksesannya maupun dari setiap personilnya. Meski sempat ada keretakan di dalamnya,yaitu saat dua personilnya keluar dari keanggotaan, namun band ini tetap berdiri tegak meski berdiri layaknya satu kaki. Band ini menawarkan kekayaan instrument dalam setiap musiknya, aransement yang mewah tapi mudah, nada yang sederhana dan lirik yang mengawang tak mudah untuk dicerna. Semua yang ditawarkan band inilah yang membuat saya menyukainya, disamping kesederhanaan setiap personilnya dan juga tidak neko-neko dalam style fashion nya.
Saat itu, saat lagu pertama Peterpan berjudul Mimpi Yang Sempurna saya dengar, saat itu saya hanya biasa saja, tidak ada perasaan saya akan menyukai dan ngefans sama Peterpan. Dan saya baru sadar lagu mereka berbeda dengan lagu band lain, yaitu saat hits single Ada Apa Denganmu di album Bintang di Surga mereka diputar di radio-radio. Aransement musik dan nada yang mudah dihafal itu membuat saya menyukainya, dan kemudian terus berlanjut di lagu-lagu berikutnya dalam album Bintang di Surga ( menurut saya album ini adalah album paling fenomenal sampai saat ini di Indonesia dengan penjualan lebih dari 3 juta copy ). Dan akhirnya band inilah yang menjadi inspirasi saya dalam bermusik dan dalam menciptakan lagu. Hingga saat ini,meski telah berganti nama menjadi NOAH, tetapi hal itu juga tidak terlalu merubah apa yang ditawarkan band ini.
Saya mulai membuat lagu sejak SMP, saat itu saya mencoba membuat sesuai dengan apa yang sedang saya rasakan dan alami, dan terciptalah lagu berjudul Berjalan. Saya akui tingkat pembuatan lirik dan nada lagu itu adalah tingkatnya orang awam,tapi saya tetap berusaha menghasilkan lebih banyak karangan-karangan lagu. Dan hingga saat ini, saya telah memiliki lagu-lagu yang menurut saya beberapa diantaranya layak untuk didengarkan oleh para penikmat musik. Meski sampai saat ini saya masih kesulitan menemukan cara untuk itu, namun saya masih memiliki tekad mewujudkannya. Beberapa kali saya membentuk band, namun ada saja kendalanya,mulai dari sulitnya berkumpul untuk latihan, tidak cocoknya salah satu personil dengan personil lainnya atau tidak adanya komitmen dalam band.
Namun dari kesulitan-kesulitan itu, saya masih bisa bersyukur, masih bisa membuat lagu-lagu sendiri dengan imajinasi saya sendiri, dengan kemampuan berlirik dan juga dengan membuat nada sendiri. Saya impikan suatu saat nanti saya bisa masuk dalam "dapur rekaman" dan meramaikan industri permusikan, sehingga apa-apa yang telah saya buat dapat dinikmati oleh para pecinta musik di tanah air ini. Semoga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar